Di era digital, gadget telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, termasuk bagi anak-anak. Tidak sedikit Ayah dan Bunda yang memberikan gadget kepada si kecil agar lebih tenang saat makan, bepergian, atau ketika orang tua sedang sibuk. Padahal, jika digunakan secara berlebihan tanpa pengawasan, gadget dapat berdampak kurang baik bagi tumbuh kembang anak.

Dalam Islam, orang tua memiliki amanah untuk membimbing anak kepada hal-hal yang bermanfaat. Allah SWT berfirman: “Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tidak berguna.” (QS. Al-Mu’minun: 3). Ayat tersebut mengingatkan agar waktu anak diisi dengan kegiatan yang bermanfaat, bukan hanya terpaku pada layar.

Penggunaan gadget yang berlebihan dapat mengganggu kesehatan mata, mengurangi aktivitas fisik, hingga menyebabkan gangguan tidur. Selain itu, anak juga berisiko menjadi sulit fokus, mudah marah saat gadget diambil, bahkan kurang berinteraksi dengan lingkungan sekitarnya. Padahal, masa kanak-kanak adalah waktu terbaik untuk bermain, belajar bersosialisasi, dan membangun karakter.

Agar teknologi tetap memberikan manfaat, Ayah dan Bunda perlu mendampingi penggunaan gadget dengan bijak. Batasi durasi penggunaan sesuai usia anak, pilihkan konten yang edukatif, serta luangkan waktu untuk bermain, membaca buku, mengaji, atau melakukan aktivitas bersamaaa tanpa gadget.

Tak kalah penting, Ayah Bunda juga perlu menjadi teladan. Anak cenderung meniru kebiasaan yang mereka lihat setiap hari. Jika Ayah dan Bunda mampu mengurangi penggunaan gadget saat bersama keluarga, anak pun akan belajar melakukan hal yang sama.

Teknologi bukanlah sesuatu yang harus dihindari, tetapi perlu digunakan secara bijaksana. Dengan pendampingan yang tepat, gadget dapat menjadi sarana belajar yang bermanfaat, bukan penghambat tumbuh kembang anak. Mari bersama menjaga amanah dari Allah SWT dengan mendidik anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, serta berakhlak mulia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Penulis: Indra RIzki